Jumat, 11 Januari 2013

Definisi Strategi Belajar Mengajar


BAB 1
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG
Pada zaman modern sekarang ini, masalah pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting. Abad mendatang merupakan suatu tantangan bagi generasi yang akan datang. Terutama bagi bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan nasional dan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu bersaing dengan bangsa lain. Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa dan martabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembang potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan percaya kepada Tuhan yang Maha Esa. Di dalam usaha untuk mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan seorang pendidik yang berkualitas sehingga dalam pola pembelajaran yang diajarkan dalam proses belajar mengajar dapat mencapai tujuan yang diinginkan.
Dalam proses belajar mengajar, dibutuhkan seorang pendidik yang mampu berkualitas serta diharapkan dapat mengarahkan anak didik menjadi generasi yang kita harapkan sesuai dengan tujuan dan cita-cita bangsa. Untuk itu, guru tidak hanya cukup menyampaikan materi pelajaran semata, akan tetapi guru juga harus pandai menciptakan suasana belajar yang baik, serta juga mempertimbangkan pemakaian metode dan strategi dalam mengajar yang sesuai dengan materi pelajaran dan sesuai pula dengan keadaan anak didik. Keberadaan guru dan siswa merupakan dua faktor yang sangat penting di mana diantara keduanya saling berkaitan. Kegiatan belajar siswa sangat dipengaruhi oleh kegiatan mengajar guru, karena dalam proses pembelajaran guru tetap mempunyai suatu peran yang penting dalam memberikan suatu ilmu kepada anak didiknya.
Salah satu masalah yang dihadapi guru dalam menyelenggarakan pelajaran adalah bagaimana menimbulkan aktifitas dan keaktifan dalam diri siswa untuk dapat belajar secara efektif. Sebab, keberhasilan dalam suatu pengajaran sangat dipengaruhi oleh adanya aktifitas belajar siswa.
1
Salah satu cara untuk menimbulkan aktifitas belajar siswa adalah dengan merubah kegiatan-kegiatan belajar yang monoton. Di samping itu, motivasi merupakan salah satu factor yang turut menentukan keefektifan proses balajar mengajar. Callahan dan clark mengemukakan bahwa motivasi adalah tenaga pendorong atau penarik yang menyebabkan adanya tingkah laku ke arah satu tujuan tertentu.
Motivasi belajar memegang peranan yang sangat penting dalam memberikan gairah, semangat dan rasa senang dalam belajar. Sehingga siswa yang mempunyai motivasi belajar yang tinggi akan mempunyai semangat yang besar untuk melaksanakan kegiatan belajar tersebut. Oleh karena itu, motivasi belajar yang ada pada diri siswa perlu diperkuat terus menerus.

B.     RUMUSAN MASALAH
1.      Pengertian Strategi Belajar Mengajar?
2.      Faktor-faktor yang mempengaruhi Strategi Belajar Mengajar?

C.     BATASAN MASALAH

Sangatlah penting bagi penulis dalam membatasi masalah untuk membuat pembaca mudah memahaminya. Penulis hanya membahas apa yang dimaksud dengan Strategi Belajar Mengajar dan factor-faktor yang mempengaruhi Strategi Belajar Mengajar.


















2
                                                       BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Strategi Belajar Mengajar
Strategi menurut New Vebster Dictionary diartikan sebagai “cara-cara melaksanakan proyek = cara dalam mencapai suatu tujuan = metode dan juga diartikan sebagai rencana (plan).
Adapun pengertian yang dimaksud dalam kerangka ini adalah sebagai berikut:
Proses belajar adalah proses yang di alami secara langsung dan aktif oleh siswa pada saat mengikuti suatu kegiatan belajar mengajar yang direncanakan dan disajikan di sekolah baik yang terjadi di kelas maupun di luar kelas.
Proses mengajar adalah proses yang dilakukan seseorang guru dalam melaksanakan peranannya dalam proses kegiatan belajar mengajar yang telah direncanakan. Sedang strategi belajar mengajar adalah pengertian yang menunjuk pada interaksi belajar mengajar yang direncanakan  secara strategis untuk mencapai tujuan pendidikan secara tepat guna (effisien) dan berhasil guna(efektif).
Di dalam sejarah dunia pendidikan guru merupakan sosok figur teladan bagi siswa/i yang harus memiliki strategi dan teknik-teknik dalam mengajar. Kegiatan belajar mengajar sebagai sistem intruksional merupakan interaksi antara siswa dengan komponen-komponen lainnya, dan guru sebagai pengelola kegiatan pembelajaran agar lebih aktif dan efektif secara optimal. Salah satu langkah untuk memiliki strategi itu ialah menguasai teknik-teknik penyajian, atau biasanya di sebut metode mengajar. Teknik penyajian pelajaran adalah suatu pengetahuan tentang cara mengajar yang dipergunakan oleh guru atau insturktur kepada siswa di dalam kelas agar pelajaran itu dapat ditangkap, dipahami dan digunakan siswa dengan baik. Di dalam kenyatan cara atau metode mengajar atau teknik penyajian yang digunakan guru untuk menyampaikan informasi atau message lisan kepada siswa, berbeda dengan cara yang ditempuh untuk memantapkan siswa dalam menguasai pengetahuan, keterampilan serta sikap.


3
Maka, yang disebut dengan strategi belajar mengajar ialah memikirkan dan mengupayakan konsistansi aspek-aspek komponen pembentuk kegiatan sistem intruksional dengan siasat tertentu.
 Strategi Belajar Mengajar adalah pola-pola umum kegiatan guru – anak didik dalam perwujudan kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dengan mempelajari Strategi Belajar Mengajar berarti setiap guru  mulai memasuki suatu kegiatan yang bernilai edukatif. Nilai edukatif mewarnai interaksi yang terjadi antara guru dengan anak didik. Interaksi yang bernilai edukatif dikarenakan kegiatan belajar mengajar yang dilakukan, diarahkan untuk mencapai tujuan tertentu yang telah dirumuskan sebelum pengajaran dilakukan. Guru dengan sadar merencanakan kegiatan pengajaran secara sistematis dgn memanfaatkan segala sesuatu guna kepentingan pembelajaran. Sehingga bahan pelajaran yg disampaikan guru dapat difahami dan diaplikasikan siswa dengan tuntas.

B.     Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Strategi Belajar Mengajar
                                                                                            
            Faktor-faktor yang mempengaruhi strategi belajar mengajar diantaranya: tujuan,bahan pelejaran, alat dan sumber, siswa dan guru
1.      Tujuan
a.       Mencoba membuat metode dan cara belajar mengajar yang lebih profesional sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih aktif dan efektif.
b.      Menghasilkan Pelajar yang mampu mengangkat harkat dan martabat Bangsa Indonesia
2.      Bahan pelajaran
Dari segi bahan pelajaran hal-hal yang perlu diperhatikan dalam strategi belajar mengajar adalah:
a.       TIK( Tujuan Instruksional Khusu), jenis konsep, atau isi pelajaran dan bahan uraian lainnya hendaknya memenuhi kebutuhan, minat, kemampuan, persoalan dan bersifat multidimensional
b.      Isi bahan pelajaran hendaknya cukup jelas dan dalam jangkauuan kemampuan siswa.


4
c.       Dalam suatu bahan pelajaran hendaknya membuka kesempatan untuk pengembangan lebih lanjut baik dari konsep maupun kegiatan ( baik oleh siswa maupun guru bersama siswa)
3.      Alat dan Sumber
Dari faktor alat dan sumber yang perlu dipertimbangkan ialah:
a.       Jumlah dan karakteristik alat pelajaran dan alat peraga.
b.      Jumlah dan karakteristik sumber pelajaran (bahan cetakan dan lingkungan sekitar).
4.      Siswa
Yang perlu dipertimbangkan dari faktor siswa di dalam menggunakan strategi belajar-mengajar, antara lain:
                                     a.      Siswa sebagai pribadi tersendiri memiliki perbedaan-perbedaan dari siswa lain.
                                    b.      Jumlah siswa yang mengikuti pelajaran.
                                     c.      Keaktifan dalam diri siswa untuk dapat belajar secara efektif. Sebab, keberhasilan dalam suatu pengajaran sangat dipengaruhi oleh adanya aktifitas belajar siswa.
                                    d.      Motivasi merupakan salah satu faktor yang menentukan keefektifan proses balajar mengajar. Motivasi belajar memegang peranan yang sangat penting dalam memberikan gairah, semangat dan rasa senang dalam belajar. Sehingga siswa yang mempunyai motivasi belajar yang tinggi akan mempunyai semangat yang besar untuk melaksanakan kegiatan belajar tersebut. Oleh karena itu, motivasi belajar yang ada pada diri siswa perlu diperkuat terus menerus.
5.      Guru
Dari faktor guru yang akan mempengaruhi penggunaan strategi belajar-mengajar ialah
                                     a.      Kemampuan menguasai bahan pelajaran dan kemampuan membelajarkan siswa.
                                    b.      Dalam proses belajar mengajar, dibutuhkan seorang pendidik yang mampu berkualitas serta diharapkan dapat mengarahkan anak didik menjadi generasi yang kita harapkan sesuai dengan tujuan dan cita-cita bangsa.

5
                                     c.      Guru tidak hanya cukup menyampaikan materi pelajaran semata, akan tetapi guru juga harus pandai menciptakan suasana belajar yang baik, serta juga mempertimbangkan pemakaian metode dan strategi dalam mengajar yang sesuai dengan materi pelajaran dan sesuai pula dengan keadaan anak didik.






















6
  BAB III
  PENUTUP

A.    KESIMPULAN
Berdasarkan Makalah ini penulis dapat memberi kesimpulan, bahwa pentingnya Sistem dan Strategi Belajar Mengajar itu untuk membangun, mendidik dan menciptakan anak didik yang memiliki potensi dan pola pikir yang baik dan positif. Sebab bukan hal yang mudah untuk menjadi seorang guru yang profesional dan menjalankan tugas pangilanya untuk memberikan apa yang telah diketahui kepada siswa/i di kelas. Tanggung jawab dalam melayani siswa/i adalah besar dan itu yang menentukan arah pendidikan suatu bangsa. Bukan hanya kecerdasan intelektual saja yang dibutuhkan melainkan harus pandai dalam menyampaikan kepada peserta didik dengan metode-metode, teknik-teknik dan strategi yang bijaksana agar proses belajar mengajar itu tidak monoton dan menyenakan bagi siswa/i serta mudah dicerna dan di pahami.
B.      SARAN
                                                                                   
Penulis menyarankan agar di dalam melakukan tugas panggilan sebagai seorang pelayan siswa/i atau sering kita katakan guru haruslah cerdas dalam Intelektual, Emosional dan Spiritual agar proses belajar mengajar itu berjalan dengan lancar. Pandai dalam menggunakan waktu, dapat membedakan kepentingan pribadi dengan kepentingan pendidikan. Sebab kita sebagai calon/guru sebagai alat untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang lebih baik dari pada kita saat sekarang ini, untuk mereka di masa yang akan datang.


7
DAFTAR PUSTAKA

Soemarsono, 2007. “ Strategi Belajar Mengajar “. Surakarta :UNS Press


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar